Welcome to Pengadilan Agama Ende, Jalan Gatot Subroto KM 4 Ende Flores NTT, Website ini telah dilengkapi dengan, Auto Teks Reader   Click to listen highlighted text! Welcome to Pengadilan Agama Ende, Jalan Gatot Subroto KM 4 Ende Flores NTT, Website ini telah dilengkapi dengan, Auto Teks Reader Powered By GSpeech
  • SELAMAT DATANG DI PENGADILAN AGAMA ENDE
    Alamat: Jalan Gatot Subroto KM 4 Mautapaga Ende Timur Kabupaten Ende, Flores, NTT. A. Jam Kerja: · Hari Senin s.d Kamis Pukul 08.00 WITA s.d pukul 16.30 WITA · Hari Jum'at pukul 07.30 WITA s.d pukul 17.00 WITA B. Jam Istirahat: · Hari Senin s.d Kamis Pukul 12.00 WITA s.d pukul 13.00 WITA · Hari Jum'at pukul 11.30 WITA s.d pukul 13.00 WITARead more
  • SAMBUTAN KETUA PENGADILAN AGAMA ENDE
    Alhamdulillahirabbil’alamin puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufiq dan hidayahNya sehingga Pengadilan Agama Ende mampu menerbitkan informasi bagi masyarakat para pencari keadilan melalui media elektronik yaitu Website Pengadilan Agama Ende. Dalam era keterbukaan kita dituntut untuk memberikan transparansi informasi seluas-luasnya bagi masyarakat baik yang berkaiatan dengan pengelolaan keuangan perkara para pihak pencari keadilan maupun DIPA Pengadilan Agama Ende dan tentunya tupoksi pokok peradilan mengenai perkara (sebatas yang diperbolehkan menjadi konsumsi publik oleh undang-undang)Read more
  • DIREKTORI PUTUSAN
    Salah satu prinsip pokok dalam sistem peradilan di dunia adalah pengadilan yang terbuka atau transparan. Keterbukaan merupakan kunci dari lahirnya akuntabilitas. Harapannya hakim dan pegawai pengadilan akan lebih profesional dalam menjalankan tugas dan tangungjawabnya. Selain itu, keterbukaan informasi, yang intinya hak bagi publik untuk mengakses informasi, merupakan salah satu hak asasi manusia sebagaimana ditegaskan dalam UUD 1945. Atas pertimbangan itu, Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 144/KMA/SK/VIII/2007 tentang Keterbukaan Informasi di Pengadilan.Read more
  • POSBAKUM
    Bantuan Hukum adalah jasa hukum yang diberikan oleh Pemberi Bantuan Hukum secara Cuma-Cuma kepada Penerima Bantuan Hukum. Penerima Bantuan Hukum adalah orang atau kelompok orang miskin yang tidak dapat memenuhi hak dasar secara layak dan mandiri yang menghadapi masalah hukumRead more
  • TUTORIAL PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH DENGAN ACARA SEDERHANA
    Video yang berisi tentang cara penyelesaian perkara ekonomi syariah dengan acara yang sederhanaRead more

 

Napak Tilas Pak Dirjen Di Kota Pancasila Ende Sare Lio Pawe

Ende | pa-ende.net

Suasana berbeda nampak terlihat di Kantor Pengadilan Agama Ende hari ini. Di hari-hari sebelumnya setiap hari Ahad, kantor yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto KM 4 Mautaga Ende tersebut sepi dari aktifitas perkantoran karena merupakan hari libur akhir pekan. Namun kali ini tampak ramai karena semua pegawai PA Ende berkumpul di kantor tersebut. Tak hanya dari pegawai PA Ende, turut hadir pula para purnabakti PA Ende dan keluarga pegawai Pengadilan Agama Ende. Bahkan Ketua PTA Nusa Tenggara Timur Bapak Drs. H. Shofrowi, S.H., M.H. dan Sekretaris PTA Nusa Tenggara Timur ikut bergabung dengan hadirin;

 

Pakaian rapi plus senyum bahagia nampak tergambar dari raut wajah hadirin, seperti bersuka cita menantikan sosok yang sangat istimewa.

Ya, hari ini memang hari bahagia dan istimewa bagi para hadirin khususnya Keluarga Besar Pengadilan Agama Ende, para Purnabakti PA Ende dan para sahabat Pak Dirjen semasa beliau bertugas di PA Ende dan PA Bajawa, Nusa Tenggara Timur, karena hari ini Ahad tanggal 17 Desember 2017 orang nomor satu di Lingkungan Ditjen Badilag MARI YM Bapak Dr. H. Abdul Manaf, M.H. berkunjung ke Pengadilan Agama Ende. Bukan kunjungan kerja seperti biasanya namun agenda beliau adalah bersilaturahim dengan Keluarga Besar Pegawai PA Ende dan Purnabakti serta para sabahat beliau.

Seperti diketahui jauh sebelum menjadi orang nomor satu di Lingkungan Ditjen Badilag, ‘Bapak’ Peradilan Agama tersebut pernah merintis karir sebagai hakim di PA Ende lalu menjadi Wakil dan Ketua di PA Bajawa. Wajar jika kedatangan beliau sangat ditinggu-tunggu Keluarga Besar PA Ende dan Purnabakti serta para sahabatnya. Bagi masyarakat Flores khususnya Ende dan Bajawa, sosok Pak Dirjen merupakan salah satu kebanggaan mereka, karena meskiun jauh dari keramaian Ibu Kota Republik Indonesia, namun dari kota kecil inilah H. Abdul Manaf, seorang hakim yang ramah, sosok yang familiar dan dikenal oleh warga sebagai Kyai yang aktif membimbing umat, terorbit hingga menjadi orang penting di Lingkungan Peradilan Indonesia bahkan saat ini menjadi orang nomor satu di Lingkungan Ditjen Badilag MARI.

Keramahan serta silaturahim yang senantiasa terjaga selama menjadi ‘warga’ Ende Sare Lio Pawe masih sangat terkenang oleh warga Kabupaten Ende. Tak heran meskipun tidak mendapat undangan khusus beberapa warga yang mengenal Pak Ustad (sapaan H. Abdul Manaf semasa bertugas di Ende) juga bergabung dengan rombongan pegawai yang sedang menantikan kedatangan beliau.

Sekira pukul 10.30 pagi WITA Pak Dirjen Badilag bersama rombongan yang diri dari Dr. Sutomo (Litbang Kumdil), Hamimuddin (Hakim PA Yogyakarta), Najib (Hakim PA Cilacap), M Ali Imran (PA Jepara), dan Kardi (asisten dirjen) tiba di Kantor Pengadilan Agama Agama disambut KPTA Nusa Tenggara Timur, Sekretaris PTA Nusa Tenggara Timur, Keluarga Besar PA Ende, Purnabakti dan sahabat-sahabat beliau. Lalu dengan didampingi KPTA Nusa Tenggara Timur, Pak Dirjen beserta rombongan langsung menemui dan menyapa seluruh hadirin yang sudah menantikan beliau sejak pagi.

Suasanya hangat penuh keakraban langsung terasa, tanpa sungkan Pak Dirjen langsung menyalami dan merangkul para sahabat, para purnabakti Pengadilan Agama yang merupakan teman-teman seperjuangan beliau berdakwah untuk ummat serta membangun PA Ende dan PA Bajawa. Tak lupa Pak Dirjen membawakan bingkasan tanda kasih untuk para sahabatnya.

 Para Purnabakti dan sahabat beliau tak kuasa menahan air mata haru karena akhirnya bisa bertemu kembali dengan beliau setelah puluhan tahun tak bertemu sejak beliau dimutasi ke PA lain hingga akhirnya memimpin Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI. KPA Ende Ruslan, S.Ag., SH., MH juga tak mampu menahan haru ketika Pak Dirjen dengan tanpa sungkan menuntun dengan kursi roda istri mendiang sahabatnya yang sedang stroke.

“Tadi saya yang mau menuntun tapi Pak Dirjen tidak mau diganti, beliau maunya menuntun sendiri sahabatnya” kata Ruslan dengan mata berkaca-kaca.

Ketua PTA Nusa Tenggara Timur juga memberi komentar bahwa:

“Kita semua telah menyaksikan sendiri kharisma, kepribadian dan ketawadhuan beliau, dan beliau telah memberikan pelajaran secara langsung kepada kita semua, bagaimana menghargai saudara-saudara kita termasuk yang sudah purnabakti” kata H. Shofrowi “Sebagai pimpinan saya mewajibkan seluruh warga peradilan agama di Wilayah PTA Nusa Tenggara Timur untuk meneladani beliau” lanjutnya.

Umar Belu salah seorang purnabakti saat ditemui redaksi menyatakan bahwa Pak Dirjen adalah sosok yang istimewa bagi dia dan teman-teman seperjuangan lainnya.

“Kami ini hanya tamatan SMEP (setingkat SMP) sehingga dalam melayani masyarakat pencari keadilan kami bekerja sekedar apa yang kami bisa, jangankan hukum acara struktur pengadilan pun kami tidak tahu, namun dengan kedatangan Pak Manaf saat itu menjadi hakim di sini, membuat kami menjadi lebih tahu organisasi pengadilan agama, apa yang harus dilakukan dalam melayani pencari keadilan berdasarkan aturan-aturan  yang ada dan juga melaksanakan kebijakan-kebijakan dari pusat” kata Umar Belu.

“Beliau selalu membimbing kami dalam segala hal, tak hanya membimbing kami dalam memahami hukum formil dan materil peradilan agama, yang lebih penting adalah bimbingan agama yang menjadi pondasi dalam membentuk karakter aparat penegak hukum yang berintegritas” lanjutnya.

“Bimbingan agama untuk aparat peradilan menjadi perhatian khusus beliau kala itu, bahkan oleh beliau dijadikan program kerja pimpinan sehingga setiap hari kerja disela-sela rutinitas, selalu disediakan waktu khusus untuk memberikan bimbingan-bimbingan agama, kitab-kitab kuning yang ada hampir seluruhnya tamat dikaji dibawah bimbingan beliau”. Pangkas Umar Belu yang diaminkan oleh purnabakti lainnya.

Salah seorang pensiunan KUA yang juga kawan beliau lainnya ikut berkisah bahwa Pak Dirjen adalah salah satu tokoh pejuang dakwah di Bajawa bahkan menjadi tokoh sentral yang memperjuangkan berdirinya bangunan yang menjadi cikal bakal berdirinya masjid di Kota Bajawa.

Selain bersilaturahim dengan keluarga besar PA Ende dan para Purnabakti, dalam kesempatan tersebut Pak Dirjen juga memberikan wejangan dan pembinaan khususnya kepada aparat Pengadilan Agama Ende yang masih aktip.

Beberapa wejangan atau pesan-pesan Pak Dirjen, secara garis besar redaksi rangkum sebagai berikut:

Pertama:

Hargai dan hormati saudara-saudara kita yang sudah purnabakti, bangun komunikasi yang baik dengan meraka, karena merekalah yang memperjuangkan peradilan agama dari titik nol hingga saat ini kita bisa bekerja dengan nyaman. Mereka telah bekerja dan berjuang dengan luar biasa ikhlas, meski hanya dengan penghasilan kecil dan tanpa fasilitas yang memadai. Tauladani keikhlasan mereka.

Kedua:

Jaga keharmonisan rumah tangga, bangun komunikasi yang baik dengan pasangan masing-masing, transparansi atau terbukalah dalam segala hal termasuk penghasilan serta apapun yang bisa menimpulkan konplik dalam rumah tangga. “Hargai dan cintailah rumah tangga, istri, suami, anak-anak, karena kalian bisa seperti sekarang tidak lepas dari doa dan pengorbanan istri, suami dan anak-anak kalian di rumah”

“Bagaimana mungkin bisa menjadi mediator yang baik bila rumah tangga sendiri tidak harmonis, karena itu jaga keutuhan dan keharmonisan rumah tangga”

Ketiga:

Jangan berhenti belajar, sempatkan diri untuk membaca buku termasuk buku-buku di perpustakaan yang memang disediakan untuk dibaca oleh Pegawai Pengadilan.

Keempat:

Jaga marwah pengadilan khususnya Pengadilan Agama.

Ada lagi kesan istimewa lainnya yang redaksi temui pada kunjungan Dirjen Badilag Mahkamah Agung RI kali ini. Beliau tidak ingin merepotkan orang lain meskipun bawahan beliau sendiri. Sebelum kedatangannya ke Ende, beliau sudah berpesan agar tidak perlu disediakan sarana misalnya mobil, penginapan dan selainnya termasuk jamuan makan siang dan lainnya. Sarana transportasi, penginapan, dan komsumsi untuk beliau dan rombongannya selama kunjungannya ke daratan Flores telah disediakan sendiri oleh beliau, bahkan makan siang pegawai dan purnabakti pun disediakan sendiri oleh beliau.

Bimbingan dan Silaturahmi Pak Dirjen bersama Pegawai PA Ende dan purnabakti berakhir sekitar pukul 14.30 WITA. Selanjutnya Pak Dirjen beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju PA Bajawa, PA Ruteng sampai PA Labuan Bajo.

Dalam perjalanan menuju PA Bajawa, Pak Dirjen menyempatkan diri melihat kondisi Mess PA Ende di Jalan Eltari dan juga Mess PA Ende di Ndao. Selain melihat kondisi Mess Ndao yang dahulunya merupakan Kantor PA Ende pertama, beliau juga berbagi kisah bahwa di kantor tua inilah beliau dan 11 orang hakim lainnya yang dikirim dari Surabaya, atas saran H. Umar Belu ditampung selama 2 (dua) minggu sebelum tersebar ke wilayah penugasan masing-masing.

“Saya sendiri sampai berbulan-bulan disini” kenang beliau “Di ruangan inilah saya tinggal bersama kawan-kawan” katanya sambil menujuk salah satu sudut kamar di pojok Mess Ndao.

 

Terima kasih Dirjen Badilag MARI YM. Bapak Dr. H. Abdul Manaf, MH. atas kunjungan, serta nasihat dan wejangan bapak yang sangat menyentuh dan sarat makna. Kedatangan bapak telah menambah spirit baru buat kami untuk berkarya lebih ikhlas dan lebih baik lagi. Karena bapak kami makin yakin dengan petuah para pendahulu bahwa Matahari Terbitnya Dari Timur, orang ‘besar’ juga akan munculnya dari daerah Timur Indonesia, maka jangan sedih, minder apalagi patah semangat ditugaskan di Wilayah Timur Indonesia. Dan semoga bapak beserta rombongan sehat dan selamat sampai tujuan, amin (A2/Tim IT)

Whistleblowing System.?

         
APA ITU WHISTLEBLOWING ? adalah aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya." Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI menghargai informasi yang Anda laporkan karena Fokus kami adalah materi informasi yang Anda Laporkan. Badan Pengawasan Mahkamah Agung akan merahasiakan identitas pribadi Anda sebagai whistleblower karena Badan Pengawasan hanya fokus pada informasi yang Anda laporkan.
Kunjungi plikasi di SINI
Sistem Informasi Mahkamah Agung Republik Indonesia
SIMARI-Terintegrasi dikembangkan untuk dipergunakan secara nasional. Sistem ini dapat diakses melalui situs mahkamahagung.go.id. Sistem ini meneraplan “single sign in” sebagai cara mengotentifikasi user. Dengan sekali login, pengguna dapat mengakses beberapa aplikasi sekaligus. Ketua MA mengatakan, SIMARI sangat diperlukan untuk mengimplementasikan SK KMA No. 1-144/KMA/SK/I/2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan dan SK KMA No. 026/KMA/SK/II/2012 tentang Standar Pelayanan Peradilan. SIMARI-Terintegrasi perlu dibangun, menurut Ketua MA, lantaran sejak lembaga peradilan berada dalam satu atap di bawah MA pada tahun 2005, masing-masing satker dan pengadilan mengembangkan aplikasi maupun sistem informasi sendiri-sendiri. “Di satu sisi sangat positif dalam rangka meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat namun di sisi lain hal negatifnya adalah tidak efisien dan tidak efektif,” tandasnya.
Sistem Informasi Kepegawaian Mahkamah Agung Republik Indonesia

Sehubungan dengan Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor : 197-1/SEK/KU.01/7/2015 tanggal 27 Juli 2015 tentang hal tersbut pada pokok surat serta telah dilaksanakannya Monitoring dan Evaluasi Data Kepegawaian pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2015, bersama ini diharapkan masing-masing satuan kerja melengkapi data kepegawaian yang dibutuhkan dalam Aplikasi SIKEP tersebut.

Komunikasi Data Nasional (KOMDANAS) Mahkamah Agung Republik Indonesia

Menciptakan Good Govermance merupakan impian semua pihak agar terciptanya kesejahteraan dan kestabilan. Diantara syarat pemerintah yang baik adalah responsiveness (cepat tanggap), transparansi penegarakan hukum, berpartisipasi, efektif dan efisien. Syarat-syarat itulah saat ini sedang digalakan Mahkamah Agung RI. Tak hanya itu, keterbukaan informasi publik, peningkatan pelayanan, serta terus meningkatkan performa dan kapabilitas dalam reformasi birokrasi juga sedang dan terus dilakukan lembaga peradilan dibawah Mahkamah Agung. Salam satu yang dilakukan Mahkamah Agung adalah menciptakan system aplikasi terpadu yang disebut dengan KOMDANAS (Komunikasi Data Nasional), aplikasi yang berfungsi sebagai media penyimpanan dan database sentral berisi data-data asset, kepegawaian, keuangan dan remunerasi.

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

DJIHPencarian cepat peraturan dan kebijakan dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

Klik DI SINI

Developed in conjunction with Ext-Joom.com

idardanlenms

011381
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
137
200
989
9922
1901
2340
11381

Your IP: 54.224.247.42
Server Time: 2018-10-19 14:27:10

Developed in conjunction with Joomla extensions.

Galeri Kegiatan

Sidang Luar Gedung di Maurole
Eksekusi Rill 2018
Semarak HUT MA ke 73
Sidang Keliling di Pulau Ende
Napak Tilas Pak Dirjen
Penerimaan Sertifikat APM
Diskusi IHAKI
Eksekusi Jilid 4
MoU Posbakum
Pembinaan KPTA NTT

Kami memiliki 7 tamu dan tidak ada anggota online

Developed in conjunction with Ext-Joom.com

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech